“Rutinitas Jumat Manis di MTs. Ma’arif NU Nurul Amin Jatiroto: Khotmil Qur’an dan Shodaqoh Jumat Legi”

Setiap Jumat manis, MTs. Ma’arif NU Nurul Amin Jatiroto menjalankan sebuah tradisi yang penuh makna dan kebaikan, yang dikenal dengan sebutan “Rutinitas Jumat Manis”. Kegiatan ini menjadi momen spesial yang ditunggu oleh seluruh warga madrasah, khususnya para siswa dan wali kelas.

Salah satu inti dari Rutinitas Jumat Manis adalah pelaksanaan Khotmil Qur’an. Kegiatan khatam Al-Qur’an ini dilakukan secara serentak di setiap kelas, dipimpin langsung oleh wali kelas masing-masing. Melalui pembacaan dan pengamalan Al-Qur’an secara bersama-sama, kegiatan ini menumbuhkan semangat kecintaan terhadap kitab suci serta mempererat tali silaturahmi antar siswa dan guru. Dengan pendekatan yang hangat dan penuh kekeluargaan, para siswa tidak hanya belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami makna dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Setelah Khotmil Qur’an selesai, suasana semakin hangat dengan tradisi makan bersama. Setiap siswa membawa makanan dari rumah masing-masing yang kemudian dinikmati secara bersama-sama di dalam kelas. Momen ini menjadi waktu kebersamaan yang menyenangkan, mempererat rasa persaudaraan dan memperkuat solidaritas antar siswa. Kebiasaan ini juga menanamkan nilai rasa syukur dan saling menghargai atas berkat yang dimiliki.

Selain itu, Rutinitas Jumat Manis juga diwarnai dengan kegiatan shodaqoh Jumat Legi. Siswa-siswi MTs. Ma’arif NU Nurul Amin Jatiroto dengan sukarela memberikan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial dan rasa empati terhadap sesama. Shodaqoh ini menjadi bagian penting bagi pembentukan karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Rutinitas Jumat Manis ini tidak hanya memperkaya spiritualitas dan sosial siswa, tetapi juga membangun budaya positif dalam lingkungan madrasah. Melalui Khotmil Qur’an, makan bersama, dan shodaqoh Jumat Legi, MTs. Ma’arif NU Nurul Amin Jatiroto terus menanamkan nilai-nilai keislaman serta kebersamaan yang kuat, menjadikan hari Jumat sebagai hari yang penuh berkah dan kebaikan.

Dengan kegiatan rutin ini, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama, mewujudkan cita-cita madrasah sebagai lembaga pendidikan yang mencetak insan insan berkualitas dan berbudi luhur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.