Pada hari Selasa, 18 Maret 2025, MTs. Ma’arif NU Nurul Amin Jatiroto menjadi saksi dari sebuah kegiatan yang penuh makna dan semangat. Dalam rangka melanjutkan materi Pondok Ramadhan, para siswa berkumpul dengan antusias untuk mempelajari dua aspek penting dalam ibadah: Wudhu’ dan Tayammum. Kegiatan ini dimulai tepat pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga 09.30 WIB, di mana suasana kelas dipenuhi dengan semangat belajar yang tinggi.


Dengan penuh perhatian, para siswa mendengarkan penjelasan dari ustad. Heri Miswanto, S. Pd mengenai tata cara berwudhu dan tayammum. Mereka diajarkan bahwa wudhu bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga merupakan cara untuk menyucikan hati dan jiwa sebelum beribadah. Ustad menjelaskan setiap langkah dengan rinci, mulai dari niat hingga menyucikan anggota tubuh yang wajib.






Setelah sesi pembelajaran, saatnya untuk praktek! Dari pukul 09.30 hingga 11.00 WIB, para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan didampingi oleh ustad dan ustadzah mengaji pagi. Dengan semangat yang membara, mereka berlatih melakukan wudhu dan tayammum secara bergantian. Tawa dan canda mengisi suasana, namun tetap dalam koridor yang penuh rasa hormat. Saling membantu dan mengingatkan satu sama lain, para siswa menunjukkan kebersamaan yang erat.










Kegiatan praktek ini bukan hanya sekadar belajar, tetapi juga menjadi momen berharga untuk mempererat tali persaudaraan di antara mereka. Ustad memberikan evaluasi dan tips untuk menjaga kesucian diri, serta pentingnya menerapkan ilmu yang telah didapat dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa pulang dengan membawa pengalaman berharga dan pengetahuan baru yang akan mereka terapkan dalam ibadah mereka.
Kegiatan Pondok Ramadhan di MTs. Ma’arif NU Nurul Amin Jatiroto ini bukan hanya sekadar pembelajaran, tetapi juga menjadi perjalanan spiritual yang mendalam. Dengan semangat yang membara, mereka siap untuk menyucikan hati dan jiwa, serta menjalani ibadah dengan lebih khusyuk. Semoga ilmu yang didapat dapat bermanfaat dan menjadi bekal bagi mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Mari kita terus tingkatkan semangat belajar dan beribadah, demi masa depan yang lebih baik!
